Adinda, apa yang kau cari?
Saat matamu sembab menangisi yang hilang
Bukan kepekaan hati, tapi benda-benda duniawi
Seolah ia nyawa yang harus dilindungi setengah mati
Seolah tanpanya engkau hanya sebuah benda mati
Meletakkan kebahagiaan pada hal-hal nisbi
Sama saja menggantungkan hidup pada kesemuan
Ujung ceritanya engkau pasti mendapati kesia-siaan
Adinda, apa yang kau cari?
Mengejar dari pagi hingga malam hari
Untuk menggapai kesempurnaan sejati
Untuk mencapai kebebasan diri
Tapi engkau hanya dapati kecewa disudut sepi
Seraya bertanya apa yang salah padaku ini
Seolah hidup menghimpit hari demi hari
Adinda apa yang kau cari?
Saat dunia tersenyum menyambut pagi
Dengan kehangatan dan kebahagiaan
Engkau malah menangisi kehidupan
Seolah dunia enggan dan tak berkenan
Menyambutmu dengan ketulusan
Atau sebnarnya ini cermin kehidupan
Refleksi dari sikapmu yang tak pernah jua kembali
Untuk melihat nurani degan kejernihan
Agar kelak penyesalan tak berubah jadi kesia-siaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar